Wednesday, October 20, 2004

Selamat bekerja SBY dan MJK



Insya Allah, hari ini 20 Oktober 2004 (6 Ramadhan 1425 H), Susilo Bambang Yudhoyono dan Muhammad Jusuf Kalla dilantik sebagai presiden dan wakil presiden RI. Inilah presiden dan wakil presiden pertama Indonesia yang dipilih langsung oleh rakyat. Selamat untuk SBY dan Kalla selamat memasuki dunia pengabdian, juga dunia tak terduga, dunia penuh tikungan, dan bahkan jebakan. Sesungguhnya kursi presiden dan wakil presiden bukanlah kursi empuk. Ia amanah, yang harus dipikul tidak untuk segala fasilitas, kemudahan, dan kehormatan yang menyertainya, melainkan untuk seluruh rakyat dan pemenuhan janji-janji yang telah diucapkan.

Mulai hari ini, SBY-Kalla yang diharap banyak kalangan tetap menjadi dwitunggal masuk dalam putaran hidup yang berbeda. Tidak lagi punya waktu cukup makan bakso bersama wartawan, tidak lagi punya waktu mendengar langsung keluhan rakyat. Segala sesuatu berdasarkan laporan, yang acap kali dibuat indah. Di puncak kekuasaan, sering sekali seorang pemimpin kesepian, lepas dari dunia nyata. Ia akan dikelilingi oleh orang-orang yang ahli memuji, orang-orang bertopeng, dan pendusta. Tanpa disadari, seorang pemimpin terdorong menjadi aktor panggung. Ia tidak tampil untuk penonton yang mencaci, melainkan untuk penonton yang bertepuk tangan dan memuji.

Aktor besar selalu terobsesi memainkan peran-peran besar, spektakuler, dan penuh pujian. Aktor besar tak lagi menginginkan peran-peran kecil, peran pembantu. Aktor besar selalu terdorong ingin pujian, selalu mencari panggung untuk mendapat pujian itu. Hari ini, setelah pelantikan usai, menteri kabinet diumumkan dan sehari kemudian dilantik, maka bulan madu pun berakhir. Tumpukan pekerjaan telah menanti. Perubahan mulai ditagih rakyat satu demi satu. Di sinilah, dunia sesungguhnya itu angin keras, debu, dan bebatuan.

Ajakan ''bersama kita bisa'' pun tidak lagi mudah, karena orang lebih suka memperhatikan dan membuat penilaian. Setiap orang tiba-tiba berubah menjadi juri, menjadi penilai. Bahkan dalam beberapa hal, orang-orang lebih suka mencari kesalahan. Di sinilah, keteguhan seorang pemimpin apabila dia yakin melangkah dengan benar dipertaruhkan. Seorang pemimpin sebaiknya lentur, tapi tidak boleh patah. Ia bukanlah pohon yang patah diterpa angin keras, daunnya meranggas dipalut debu, dan akarnya kering dalam keras bebatuan.

Saya tak ingin mengajari limau berduri, mengajarkan ikan berenang. Tapi, seorang pemimpin tidak boleh mengeluh, tapi mencari jalan keluar dari kerumitan. Kerumitan tidak untuk dihindari, tapi dihadapi. Seorang pemimpin tidak mungkin dapat memuaskan semua orang, tapi harus menyediakan diri sepenuhnya bekerja untuk semua orang. Tapi percayalah, semakin dekat dengan Allah, semakin terbuka segala kemudahan. Selamat untuk Pak SBY dan Pak Kalla; selamat memasuki dunia pengabdian, dunia tak terduga, dunia penuh tikungan, dan bahkan jebakan--dunia angin keras, debu, dan bebatuan. Maka, bekerjalah sepenuhnya untuk rakyat dan carilah ridha Allah.

resonansi, 20 oktober 2004

Thursday, September 30, 2004

Tiga Puluh Sembilan ...

Tiga Puluh September
Tiga Puluh Sembilan Tahun lalu

Negeri ini diteror
Negeri ini guncang
Negeri ini dikenalkan dengan jargon baru
P K I

Tiga Puluh September
Hari ini

Negeri ini masih diteror
Negeri ini masih diguncang
Negeri ini masih dibiasakan dengan jargon baru
Bom Teroris

Tiga Puluh September
Tiga Puluh Sembilan Tahun lalu
Tak ada beda dengan hari ini

Ya,
Kedua dalang teroris tak diketemukan !!


Wednesday, September 29, 2004

Panglima Tertinggi

Siapa bilang
Jenderal pasti tinggal di "Cikeas"
Aku masih mendengar
ada Jenderal tinggal di BTN

Siapa bilang
Kolonel pun pasti berkendaraan mewah
Aku masih lihat
ada Kolonel berlari mengejar bus kota tanpa AC

Siapa bilang
Kapten pun telah berlimpah materi
Aku masih dengar
ada Kapten menghemat rupiah untuk berjumpa sang istri

Karena Panglima Tertinggi adalah milik Nya
Maka biarlah Ia menentukan jalan terbaik
bagi prajurit-prajuritnya ...

*) Jelang HUT ABRI dibawah bayang-bayang presiden Jenderal SBY

Bedil sang Jenderal

Sesungguhnya
bedil sang jenderal
bukan lah senapan berpeluru timah

Bedil sang janderal adalah
s a b d a n y a
bagi anak-anaknya

anak-anak kandungnya
anak-anak buahnya
anak-anak bangsa

Hanya Sang Jenderal dan Tuhan
yang tahu persis
peluru apa yang kau isikan
untuk anak-anaknya

Adakah peluru harta, tahta dan kuasa
Atau pengabdian pada sang Maha Kuasa

*) puisi untuk anak-anak sang jenderal

Monday, September 20, 2004

Masa selingkuh telah usai

Berbeda dengan pemilu sebelumnya
Aspirasi rakyat tak lagi diselingkuhi oleh wakilnya di DPR/MPR

Saya tak bilang Mega hebat
Saya tak bilang SBY hebat

Mungkin rakyat yang hebat
Telah menemukan jalannya menuju ke kedaulatan rakyat
Life will find away

Selamat datang pemerintahan baru!

Thursday, September 16, 2004

Belajar dari Teroris dan Amerika

Selalu ada hal positif
yang bisa kita ambil
dari semua peristiwa
termasuk teroris dan Amerika Serikat

Setidak sekarang tertanam di kepala manusia
pernah ada penakluk negara super power USA
Bukan Uni Sovyet, Cina, Jerman atau Jepang
Bukan Hitler, Bresnev, Mussollini atau Mao

Tapi Vietnam dan Teroris!!!

Setidaknya kita harus yakin
Kita mampu lebih dari USA

Bukan kah kita lebih baik dari Vietnam ?
Bukan kah kita telah "mampu" menangani teroris?

(o Salam buat Ali Imron dan Gorrys Mere di starbuck o)

Tuesday, September 14, 2004

Mental Jaguar

Aku suka sekali
dengan mimpi temanku soal Jaguar

Kalau mimpi saja kita tak bisa
Apalagi memiliki

Eh, nanti dulu
Adakah Jaguar cuman mimpi ?
Enggak juga ah ...

Yang pasti
Jangankan memiliki
Untuk bermimpi punya jaguar pun
Butuh yang namanya
M E N T A L

selamat buat charlie's angel bermental Jaguar

Thursday, September 09, 2004

Catatan duka sorang teman

From: Mohammad Syahrial
Sent: Thursday, September 09, 2004 3:40 PM
Importance: High

Teman - temanku tercinta,

Negara kita sedang mengalami musibah hari ini. Dampak negatif pasti sudah semua di pikiran kita. Hanya doa dan harapan dari teman - teman lah yang Insya Allah dapat merubah situasi ini dengan cepat. Sempatkan waktu untuk berdoa bagi yang mengalami musibah ini walau mereka bukan teman, saudara, maupun kenalan bisnis. Teguhkan iman dan taqwa kita kepada Ilahi dan ajaklah keluarga bersama bermawas diri atas apa saja yang telah kita semua kerjakan selama ini. Banyaklah bersyukur kepadaNya bahwa Allah selama ini melindungi kita, keluarga kita, dan perusahaan kita.

Tingkatkan tali persaudaraan kita dan kembalilah bekerja dengan baik serta tunjukan kepada masyarakat luar bahwa program pekerjaan kita semua masih berjalan dengan baik. Berhentil berbicara kesedihan, sudah banyak yang mengalami kepedihan, saya mohon dengan segala kerendahan hati saya tetaplah tegar, berpikir jernih, dan tingkatkan iman dan taqwa kita. Masih banyak yang harus kita sumbangkan kepada negara ini. Insya Allah, dengan niat yang ikhlas dan baik, kita terus berpikiran positif dan bekerja keras dengan penuh kecermatan dan kehati-hatian.

Terima Kasih

Wassalam,

9 September di kuningan

Kami sedang meeting
cuaca sangat cerah
tiba-tiba terdengar suara gelegar menggema
mungkinkah guntur di sela matahari bersinar ?

Jawabannya singkat
B O M

Sembilan September
Sembilan korban melayang

(hadiah "kecil" untuk SBY)

Monday, August 16, 2004

Ayo masuk pagi ...

Pagi yang indah...Selamat pagi teman - teman. Ada yang berbeda hari ini bukan? Kita semua tampil tepat pada waktunya dan hampir semua dapat melaksanakannya dengan baik. Jangan dilihat buku absennya, yang harus kita pandang adalah kita semua mempunyai semangat untuk berubah. Perubahan kata kang AA gym adalah kata kunci bagi mereka yang mau beruntung dan sukses dalam kehidupan. Sebuah pandangan yang sangat benar karena perubahan menuntut sebuah kedisiplinan dan rencana kerja yang matang.

Oleh sebab itu, saya memohon kepada teman - teman agar selalu mempunyai keinginan untuk berubah ke arah yang lebih positif dan produktif. Dan kita mulai dengan hal - hal yang kecil dari diri kita dan tanpa terasa kelak kita akan merasakan keberuntungan selalu ada di dalam diri kita dan di sekitar kita.

Selamat bekerja...alangkah indahnya pagi ini...kita sambut kemerdekaan dengan menyikapi perubahan dari diri kita dan untuk kita!

Wassalam,

From: Mohammad Syahrial Sent: Monday, August 16, 2004 8:11 AMTo: All Staff

Thursday, April 08, 2004

Wanita Prudent

From: XXXXXXXXXX
Sent: Thursday, April 08, 2004 3:12 PM
To: Denny Yerianto
Subject: Itungan untuk Prudential

Ini itungan buat Prudential.
Asumsi; 16%/tahun, dengan jumlah yang disimpan 50.000.000

Tahun 1 - 53.476.000
Tahun 3 - 71.950.000
Tahun 5 - 96.826.000
Tahun 10 - 203.367.000

Demikian sekilas info.

Bukan karena penawarannya
Tapi salut buat "calon sales prudential" ini
Satu dari sekian banyak wanita tangguh yang pernah gue kenal

Monday, March 22, 2004

Orgasme Kehidupan

Hidup ini seperti air
harus bersih
jernih dan bening

Hidup ini seperti air
asal hati bersih
tak perlu ragu
ikuti kemana air mengalir

Jelang usia tiga puluh empat
tidak jarang rencana kita berubah
nikmati saja setiap kelokan yang ada
karena akan membawa kita
menuju orgasme kehidupan

Selamat ulang tahun sahabat

Friday, February 27, 2004

Siap Nggak Siap

Siap Nggak siap
Kita harus hadapi

Adakalanya
ketika kita siap
Ia tak hadir

Adakalanya
ketika kita tidak siap
Ia hadir

Maaf buat calon buah hati
27 Februari 2004

Tutup Buku ...

Lembayung senja menari
Aku masih duduk di ruang kerja ku
Beberapa temen lalu lalang dimuka ruang kerjaku

Ada yang tertawa
Ada yang cuman diem
Ada yang gelisah

Besok mungkin aku tak bertemu mereka
Besok mungkin mereka tak bertemu aku
Tempat kami bekerja mulai tutup buku

Tak ada yang bisa aku lakukan lagi
hanya beberapa yang bisa aku sentuh

Seorang kawanku bertanya
Mengapa aku tak tersentuh
Dan aku cuman bilang
"Kamu sudah cukup mampu berjalan sendiri, tak perlu kubantu, maaf"

Tapi aku yakin aku sudah membekali mereka semua
Seharusnya kita semua bisa berjalan sendiri
Tak perlu menunggu di ujung jalan

Selamat jalan teman-temanku
(dan kantor pun mulai tutup buku - TP)


Tuesday, February 10, 2004

Ketidakmampuan ..

Adakalanya
kita menyerah dengan keadaan
tak mampu berbuat
hanya duduk
diam

Ketidakmampuan
adalah proses yang panjang
melibatkan cerita sebab akibat
yang terkadang bak benang kusut

dibutuhkan kesadaran
dibutuhkan keberanian
atas ketidakmampuan
untuk membawa kita
menjadi lebih mampu

Sadarkah kita ?

Monday, February 09, 2004

percayalah ...

Datang dan pergi
suatu keberhasilan
adalah biasa

Yang terpenting
Kita harus selalu yakin
Keberhasilan berikutnya
selalu akan datang

Kalau dulu
kita pernah berhasil
Pasti suatu saat
kita akan berhasil lagi

Percayalah ...

Tuesday, January 20, 2004

Selamat

Selamat ulang tahun
Selamat merenungi kehidupan
Selamat mejalani ular tangga kehidupan

Monday, January 19, 2004

Jelang 35

Malam jelang ulang tahun
aku masih di kantor
tepat di depan komputer
di ketinggian lantai 15

Sejenak, kubiarkan gelap menyelimuti ruanganku
Kucoba merenungi yang telah kulalui

"Gila, umur gue udah dua kali ABG"
apa saja sih yang sudah kukerjakan ?

Banyak yang telah kuraih
Tak sedikit yang belum terrengkuh
Tetap kuharus ucap syukur
Terima kasih Tuhan


Terima kasih Malam, yang setia menemaniku dengan puisimu ...

Thursday, January 08, 2004

welcome back ...

Hidup ini memang misteri
Ada yang senantiasa diuji dengan kesulitan
Ada yang senantiasa diuji dengan kesenangan
Dan hanya manusia yang bersyukur
Yang dapat menterjemahkan keduanya
Menjadi happy dan happy banget

(welcome back, Elly)

Tuesday, January 06, 2004

sisi lain

Saya percaya
semua manusia memiliki sisi lain
dari kehidupan yang tampak

mungkin sisi gelap
mungkin sisi terang
mungkin sisi abu-abu

Dan Kita yang harus
mampu mengendalikan sisi-sisi lain
Ya, dikendalikan bukan dimusnahkan

Ketika selingkuh datang
adakah ini sisi lain yang tak terkendali
atau ...